Modifikasi Program antara PKK dengan BKKBN

kesatuan-gerak-pkk_kb_kes-2016Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Drs Kusmana menyatakan salah satu permasalahan di masyarakat Kalimantan Barat banyak ditemukan dilapangan. Dalam hal ini, pemberian penyuluhan KB dilapangan penting dilakukan mengingat melalui Program PKK, maka dapat diatasi beberapa permasalahan dimasyarakat, sejak dini.

“Salah satu masalah di Kalbar adalah adanya kurang gizi yang diharap dengan adanya kolaborasi program yang ada di PKK ini maka program BKKBN dapat  terealisasi demi mewujudkan keluarga berencana sejahtera,” ujar Kusmana diruang rapat BKKBN Kalbar, Jumat (18/11/2016).

Dikatakan Kusmana, pada tahun depan yaitu di 2017, BKKBN akan melakukan survey demografi Indonesia yang akan dilakukan ditiap tahunan dengan dua pokok kegiatan yaitu kesehatan dan demografi.

“Karena pada Tahun 2012, Kalbar rata rata setiap wanita usia subur memiliki 3 hingga 4 anak,” jelasnya

Hal lain yang menjadi masalah di Kalbar, ditambahkan Kusmana adalah anak remaja wanita kelompok umur 15 hingga 19 Tahun rata rata melahirkan sebanyak 104 orang dari 1000 wanita usia subur.

“Perlu mendapatkan perhatian makanya BKKBN memiliki program generasi berencana dengan visi, hindari nikah dini, hindari hubungan seks sebelum menikah dan hindari obat-obat terlarang.

Wakil Ketua PKK Kalbar, Karyanti Sandjaya mengatakan Rakor dilakukan untuk memodifikasi program antara PKK dengan BKKBN yang akan direalisasikan di masyarakat Kalbar.

“Kami sangat mendukung program mengenai kesehatan dan demografi sehingga mendukung usaha kami dalam mensejahterakan seluruh masyarakat Kalbar,” pungkasnya. (dina)

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.