Percepatan Penurunan Stunting Di Provinsi Kalimantan Barat

by -4 views
Percepatan Penurunan Stunting Di Provinsi Kalimantan Barat

Di Provinsi Kalimantan Barat kondisi Stunting nya dalam keadaan tidak cukup baik, karena di setiap kabupaten/kota punya problem tersendiri ini harus segera dilakukan perbaikan khususnya dalam penurunan angka Stunting di setiap wilayah. Dalam kurun waktu kurang lebih 2 tahun kedepan bagaimana kabupaten/kota melakukan percepatan penurunan Stunting. “Provinsi Kalimantan Barat dengan luas wilayah 147 Km² yang terdiri dari 14 Kabupaten/Kota dimana daerah geografis nya begitu sulit terutama di daerah daerah yang angka Stunting nya cukup tinggi seperti, Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Melawi serta Kabupaten lainya”, Jelas Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Muslimat saat menjadi pembicara pada acara siaran live interaktif “Bicara Istimewa” di Radio 105.8 Mujahidin FM Pontianak, Rabu 02 Februari 2022.

Dengan kondisi daerah geografis nya ini, sangat berpengaruh pada capaian Stunting itu sendiri dimana BKKBN bekerjasama dengan Pemerintah Daerah melakukan terobosan turun ke desa desa terutama daerah daerah yg angka Stunting nya tinggi untuk melaksanakan kegiatan dan memberikan sosialisasi tentang Stunting agar masyarakat paham dan mengerti apa itu sebenarnya Stunting dan bagaimana cara pencegahan nya.

Bukan hanya gizi buruk dan kerdil tapi Stunting itu juga banyak faktor mempengaruhi terjadinya Stunting seperti sanitasi, air bersih, lingkungan bersih dan pola hidup, Ungkap Muslimat. Ditambahkannya bahwa Stunting itu sudah pasti pendek tapi orang pendek belum tentu Stunting.

Selanjutnya, Program program unggulan yang akan dilakukan untuk menurunkan angka Stunting di Kalimantan Barat Kita mulai dari hulunya dalam arti kata sasarannya remaja yang akan mau berumah tangga atau calon pengantin (Catin) dan BKKBN dengan Kementerian Agama sudah melakukan kerjasama yang nantinya dari pihak kementerian Agama akan melakukan penyuluhan Stunting kepada calon pengantin tersebut dengan tujuan agar kelak pada saat ingin punya anak nanti tidak melahirkan anak anak Stunting.

SDM Berkualitas, Negara Maju

Selain itu Program lainya, BKKBN sudah meluncurkan Aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) dan sudah bisa di download, aplikasi ini tentang identitas diri. Aplikasi yang berguna untuk mendeteksi lebih awal terhadap potensi bayi yang akan dilahirkan dengan melihat kodisi calon pasangan pengantin.

Ditambahkannya, BKKBN Kalimantan Barat sudah merekrut Tim Pendamping Keluarga sebanyak 12.609 orang kader terdiri dari, Bidan, Kader PKK dan Kader KB dan tersebar daerah daerah dimana kader itu berdomisili. Tim Pendamping Keluarga diberi tugas melakukan pendampingan terhadap keluarga beresiko Stunting (Calon pengantin, Ibu Hamil dan ibu menyusui serta balita), Jelas Muslimat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.