Ngopi Lok Pek! Same Bang Surya Chandra Surapaty.

Hello Genregers, Pagi-pagi emang sedap tu ngopi. Udah pade ngopi ke belom?
Kamek sih pagi ni tepatnye tanggal 8 Juli 2017 ngopinye di “disini cafe” nah sekalian ngopinye same Bang Surya Chandra Surapaty, beliau ni Kepala BKKBN Pusat yang agek kunjungan kerje ke Provinsi Kalimantan Barat. Tapi ngopi bukan sembarang ngopi gak Genregers, karne Bang Surya ni sambil ngasik pencerahan dan wawasan tentang kependudukan yang temanye “Revolusi Mental Berbasis Pancasila”.
Begitu selesai ngasikan materi, pas pula yang bawa acara alias MCnye tu bang Kamilonte same kak Aulia langsung bilang ke Bang Surya “awak datang kamek sambot, nyanyikanlah dua lagu”. Tadak pake lamak agek, Bang Surya langsung bawakan lagu. Yang dimintak dua, malah Bang Surya nyanyikan tige buah lagu special gitu. Bukan maen suare Bang Surya khas sekali dah, masyarakat yang tegabung dalam DPD KB, PKB/PL KB, KOMPAK, GENRE, PJK, PERWATI, TNI-POLRI, KOALISI KEPENDUDUKAN, KOALISI MUDA KEPENDUDUKAN, IAIN, UMP, PWG, JURNALIS, PAFSEDU, KOSTI, ASN BKKBN tadak nunggu lamak agek, langsung bedendang same  bejoget.
Dah penat benyanyi, bejoget dan bedendang, Acara inipun ditutop dengan foto same-same. Sebenarnye sih maseh pengen teros untok belanjut bincang-bincang same Bang Surya, tapi ape daye waktu pulak yang harus memisahkan ni. Tapi tadak ape, yang penting banyak ilmu, wawasan dan pengalaman tentang kependudukan yang dah didapat dari Bang Surya. Semoge selalu bermanfaat untuk semuenye, terutame Generasi Penerus yang harus menjadi Generasi Berencana yang Cerdas dan berwawasan Kependudukan. Dah sekian jak duluk ye, next time kite sharing agik kegiatan atau acara lainnye.
Share

Bupati Kubu Raya meresmikan POJOK KEPENDUDUKAN

#KalbarBisa – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dibawah Komando Drs. Kusmana sedang gencar membangun karakter Remaja, salah satu Program KKBPK yang sedang digalakkan adalah SSK (Sekolah Siaga Kependudukan) untuk memberikan pemahaman kepada Remaja-remaja dikalbar akan pentingnya Menghindari Sex bebas, Menjauhi Narkotika serta menunda usia perkawinan yang semua itu terangkum dalam wadah Generasi Berencana atau yang akrab di sebut GenRe.

Pojok Kependudukan merupakan inovasi baru yang dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat dengan maksud memberikan pelayanan informasi mengenai Program KKBPK. Pojok Kependudukan ini 18 Desa di 14 Kabupaten Kota, Pojok Kependudukan ini tempatkan di lokasi Kampung KB.

Bupati Kuburaya Rusman Ali memberikan dukungan terhadap inovasi Pojok Kependudukan, untuk mendukung keluarga yang berkualitas di Kabupaten Kubu Raya.

Sebelumnya ada 2 Kampung KB yang terbentuk di Kabupaten Kuburaya dan dalam minggu ini Kuburaya akan menambah 3 Kampung KB yang terletak di Desa Kakap, Desa Rasau Jaya dan Desa Kubu, tutur Bupati Kuburaya.

Kepala Perwakilan BkkbN Kalbar, Kusmana menjelaskan Pojok Kependudukan sendiri berisi data kependudukan dan persoalan kependudukan sehingga remaja di seluruh Kalbar perduli akan masalah kependudukan.

“Mereka harus mempertimbangkan Daya dukung dan daya tampung untuk merencanakan pernikahan dengan memperhatikan jumlah anak serta jarak kelahirannya”, ungkapnya,

Selain Pojok Kependudukan juga akan menyediakan Informasi dan Advokasi mengenai PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) serta dampak dari jumlah penduduk. Selain Bupati Kubu Raya, dukungan juga diberikan oleh Bupati Kabupaten Sambas, Atbah Rohmin Suhaili, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Wakil Bupati Sintang Askiman beberapa waktu yang lalu. (bangfad)

Share

Modifikasi Program antara PKK dengan BKKBN

kesatuan-gerak-pkk_kb_kes-2016Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Drs Kusmana menyatakan salah satu permasalahan di masyarakat Kalimantan Barat banyak ditemukan dilapangan. Dalam hal ini, pemberian penyuluhan KB dilapangan penting dilakukan mengingat melalui Program PKK, maka dapat diatasi beberapa permasalahan dimasyarakat, sejak dini.

“Salah satu masalah di Kalbar adalah adanya kurang gizi yang diharap dengan adanya kolaborasi program yang ada di PKK ini maka program BKKBN dapat  terealisasi demi mewujudkan keluarga berencana sejahtera,” ujar Kusmana diruang rapat BKKBN Kalbar, Jumat (18/11/2016).

Dikatakan Kusmana, pada tahun depan yaitu di 2017, BKKBN akan melakukan survey demografi Indonesia yang akan dilakukan ditiap tahunan dengan dua pokok kegiatan yaitu kesehatan dan demografi.

“Karena pada Tahun 2012, Kalbar rata rata setiap wanita usia subur memiliki 3 hingga 4 anak,” jelasnya

Hal lain yang menjadi masalah di Kalbar, ditambahkan Kusmana adalah anak remaja wanita kelompok umur 15 hingga 19 Tahun rata rata melahirkan sebanyak 104 orang dari 1000 wanita usia subur.

“Perlu mendapatkan perhatian makanya BKKBN memiliki program generasi berencana dengan visi, hindari nikah dini, hindari hubungan seks sebelum menikah dan hindari obat-obat terlarang.

Wakil Ketua PKK Kalbar, Karyanti Sandjaya mengatakan Rakor dilakukan untuk memodifikasi program antara PKK dengan BKKBN yang akan direalisasikan di masyarakat Kalbar.

“Kami sangat mendukung program mengenai kesehatan dan demografi sehingga mendukung usaha kami dalam mensejahterakan seluruh masyarakat Kalbar,” pungkasnya. (dina)

Share
1 2 3 5