Forum GenRe Kubu Raya gelar Jambore bertajuk “Kampung Remaja Kubu Raya 2017”

Category : Berita

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 11-13 Mei 2017 ini berlangsung di Aula Kencana kantor BKKBN Provinsi Kalimantan Barat dan diikuti sebanyak 80 remaja, dari perwakilan 20 PIK Remaja yang ada di 9 kecamatan se-Kabupaten Kubu Raya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi remaja dan kelompok remaja diluar sekolah sebagai kontribusi untuk menekan permasalahan yang dihadapi remaja kini, terlebih Indonesia sudah darurat narkoba begitupun Kubu Raya, selain itu Remaja merupakan agen perubahan dan agen pembangunan, PIK Remaja hadir sebagai wadah pengembangan diri untuk menjadi pribadi yang matang dan membantu remaja untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang unggul.” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3KB) Kab. Kubu Raya, Titus Nursiwan, saat membuka kegiatan, Kamis (11/5)

Selain itu, lanjutnya, sebagian besar masyarakat di Kubu Raya adalah usia produktif (usia remaja), dimana memiliki permasalahan yang kompleks seriring dengan masa transisi yang dialami remaja itu sendiri. Masalah yang sangat menonjol antara lain seks bebas, kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit menular seksual dan penyalahgunaan NAPZA (Narkoba, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya). Untuk menanggulangi masalah-masalah tersebut, Forum GenRe Kabupaten Kubu Raya yang difasilitasi DP3KB mengadakan kampung remaja ini” terang Titus.

Kepala Bidang KS/PK BKKBN Provinsi Kalbar, Aulia Arif menambahkan dalam kata sambutannya bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat remaja untuk menjadi icon remaja yang sehat dan terbebas dari perilaku Triad KRR di Kalimantan Barat.

Ketua Forum GenRe Kabupaten Kubu Raya, Rudi Hartono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang tepat untuk menuju perubahan positif yang lebih baik dan lebih nyata.

Ia mengapresiasi arahan kepala DP3KB Kab. Kubu Raya bahwa sepulangnya 80 peserta kampung remaja ini dapat berbagi informasi yang benar seputar kesehatan reproduksi remaja dan penyalahgunaan NAPZA di lingkungan PIK-R nya masing-masing.

“Kepala DP3KB juga memberi perhatian khusus kepada remaja karena kemajuan dan kemunduran suatu daerah tercermin seperti apa kondisi remaja didaerah tersebut” ujar Rudi.

 

Related Posts